Rabu, 17 Oktober 2018

Sejatiku

..
Terima kasih... ku ucap kepadamu.

Darimu...
Aku belajar tentang ketulusan, tentang mencintai, tentang kasih sayang, tentang pengabdian, tentang meraih kebahagiaan

Darimu...
Aku belajar banyak tentang arti kehidupan.. tentang persahabatan.. tentang persaudaraan.. tentang saling mengasihi.. tentang saling berbagi..

Darimu...
Aku banyak belajar tentang kesabaran.. tentang kepedulian.. tentang pengorbanan.. tentang perjuangan.. tentang semangat pantang menyerah..

Darimu...
Banyak hal yg kudapat... membuatku menjadi pribadi yg lebih dewasa, lebih sabar, lebih arif, lebih bijaksana dalam menghadapi berbagai polemik, berbagai dilema, dan berbagai persoalan pelik sekalipun.

Darimu...
Aku mengerti bagaimana cara mengikhlaskan.. bagaimana cara bersyukur.. dan bagaimana cara menikmati hidup.

Darimu...
Aku memahami bagaimana menjadi pribadi yg ramah terhadap siapapun.. menjadi pribadi yg pemaaf.. pribadi yg rendah hati.. pemurah dan bertanggung jawab.

Darimu...
Aku belajar dan terus belajar.. mengenai perbedaan.. mengenai kebersamaan.. mengenai saling tolong menolong.

Bagiku...
Semua itu lebih dari cukup... bahkan lebih dari segalanya...

Hal-hal Positif yg kamu ajarkan kepadaku akan tetap ku ingat.. dan terus kuingat.. hingga menjadikanku Pribadi yg Lebih Baik, Lebih Dewasa dan Lebih Anggun.

Kau Tahu, sayangku...
kelebihanmu itu menutupi kekuranganmu.. hingga kamu senantiasa banyak di sukai orang, banyak dicintai orang, banyak disayangi orang. Sungguh kau pribadi yg sangat luar biasa dimataku.

Sayangku..
Semoga semua perjalanan yg 'pernah' kita tempuh bersama.. menjadi kenangan tersendiri yg begitu manis dan menjadikannya sebagai bagian dari perjalanan hidup kita.
Dulu apapun masalah, rintangan dan hambatan apapun kita selalu hadapi dan atasi bersama sama.. tanpa keluhan, tanpa pertengkaran dan tanpa tangisan.

Akhh... kau sejatiku.
kini kau memilih utk berhenti melangkah..
Semua itu mungkin memang terlalu berat untukmu terlalu keras untuk kau rasakan
tak seperti keinginan dan harapan yg dulu selalu kau impikan, yg dlu kau inginkan, kau khayalkan, dan kau bayangkan dulu.

Kini kau menyerah..., menyerah pada keadaan, menyerah pada dinding tinggi yg memisahkan, dan kau berhenti ditengah dan hanya mampu berkata 'Maafkan, aku tak sanggup memanjat'
Oh... Mestinya kau sadari itu sejak dulu, sebelum kita berada berhadapan.

Tapi tak mengapa sayang...
kita akan sama simpan, semua kenangan kita itu dalam sebuah peti emas yg kita sebut 'HATI'

Terima kasih atas segalanya...
Terima kasih atas semua kerinduanmu
Terima kasih atas segala keindahanmu
Terima kasih atas ketulusan cintamu
Terima kasih atas kasih sayangmu

Dan maafkan ak jika pernah mengasarimu
maafkan ak jika pernah membuatmu meneteskan air matamu.
dan maafkan ak telah menyeretmu pada sesuatu yg dibenci Tuhan
Astagfirullohal adziim... maafkan kami ya Robb.

Sebait doa selalu kupanjatkan utkmu sayangku.
Semoga kau selalu terlindungi dari marabahaya, dijauhkan dari kesengsaraan, dari kedukaan, dari penderitaan.
Semoga selalu kau temui kebahagiaan, kesuksesan, dan manisnya hidup ini.
hingga selalu tergambar keceriaan, kegembiraan dan keindahan pd dirimu.
Amiin... ya robbal alamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar