Rabu, 12 Juli 2017

Teman Sekantorku bag.1

Pertama kali saat ak bekerja di sebuah perusahaan distributor. Awalnya ak di tugaskan dikantor cabang bandung, namun seusai lebaran (aku ngga ingat persis tahunnya) tiba" ak mendapat telpon dr kantor pusat yg berada di jakarta, dan ternyata GM'y sndiri yg langsung menelponku, beliau mengatakan bahwa ak akan dimutasi dan ditarik ke kantor pusat sbagai staff adm, yg kebetulan saat itu kekurangan orang.

Pd beberapa hari kemudian sesudah mendpat telpon itu sya pun berangkat ke jakarta yg diantarkan langsung oleh atasanku sndiri yg dikantor cabang bandung.
Tibalah sya di jakarta, dan saya pun diperkenalkan dgn para karyawan lainnya...
Kesan pertama yg saya dptkan mrk sngatlah ramah.. dan welcome sm siapapun yg menjadi karyawan baru dikantor tsb.
Pak manajer menjelasan berbagai tugas dan tanggung jawabku termasuk soal tata tertib di kantor tsb.
Dan kebetulan beliau menugaskanku utk menjadi partner seorang staff adm lainnya, dan dy seorang wanita... sebutlah namanya Dwi... lengkapnya Dwi Lestari... (bukanlah nama asli krn demi utk menjaga privasi akan orng yg bersangkutan). Dwi adalah wanita yg berpenampilan sederhana, ngga terkesan norak.. rambut panjang hingga punggung agak kriting sedikit, dan tampaknya usianya jauh lebih muda drpd ak, dgn selisih 5 tahunan. Dy staff senior di kantor itu, selain bagian adm dy jg yg mengatur lalu lintas keuangan di kantor tsb.
Krn tugasnya itu yg terlalu bnyak itulah ak di tarik ke kantor pusat sbagai staff tambahan utk membantu tugas nya dwi ini. Otomatis setiap hari kita selalu bertemu berdiskusi bareng, dan berbagi tugas, dy lah yg memberikan pengarahan dan mengajarkan tata cara kerja serta segala prosedur yg hrs dijalankan.
Krn itu pulalah ak selalu berada berdekatan dengannya.

Setelah 2 bulan sya bekerja di kantor itu, tak bnyak yg ku ketahui mengenai masalah pribadinya... asal usulnya.. dsb. Ak tak tahu, dan tak mau tahu.. cukup sebatas hubungan pekerjaan aja.
Namun ak selalu memperhatikan gaya'y dlm menghadapi para karyawan lain yg mrk kebetulan rata" laki.. krn di kantor itu kebnyakan laki" krn ya distributor.. otomatis bnyak sekali sales motoris.
Sering kali yg ak lihat.. ketika ada temen" cwo yg ya sm" karyawan mencoba utk menggodanya... atau sekedar mencandainya... ak lihat reaksi dwi ini sngat" judes... bahkan mungkin galak..
Sangat tegas.. tak jarang suara bentakannya keluar dari mulutnya.
Kadang smpe merasa ak ketakutan sndiri.. krn ya bgitu suara bentakannya itu lho.. lantang sekali.. dan bikin cwo" yg iseng mo deketin dy.. langsung ciut nyalinya😁😁😁
Tapi.. alhamdulillah kepadaku ngga pernah sekalipun dy membentakku...
Tak sekalipun dy memarahi ak..
Bahkan justru sebaliknya menawari ak secangkir kopi... atau teh manis.. tp ak selalu menolaknya dgn halus..
'Terima kasih utk tawarannya, tp sya tidak mau merepotkan, biar ak sndiri aja yg bikin' ujarku saat dy menawariku dan bersedia utk membikinkannya utkku, walau adakalanya ucapanku tak berhasil.. dy tetap memaksa membikinkannya utkku.
.
Enam bulan berjalan... ak masih tidak terlalu bnyak tahu tentang kehidupan pribadinya..., dy bukan type orng yg suka curhat, yg ak tangkap dy orng yg sngat tertutup skali, dan penyimpan rahasia yg baik.. tp dy jg seorng pendengar yg baik.
Hanya sedikit yg ak tahu tentangnya...
Dy asli orng Rembang jawa tengah, dy berkarir di situ udh cukup lama sekitar 3 tahunan, dan dy tinggal nge'kost di daerah pulogadung. Lumayan jauh klo dr kantorku, yg kebetulan di bagian pinggiran bnget jakarta timur.. yg berbatasan lngsung dgn bekasi.
Tiap hari yg ak lihat dy menggunakan kendaraan umum dr kost'annya menuju kantor.. dan ya bolak balik tiap hari.
dan yg kutahu dr temennya bahwa dy itu sudah punya pacar.
Hanya itu saja yg ak tahu saat itu.

...
Selebihnya akan ku ceritakan lagi dibagian kedua nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar